07
May
09

SAYUR UMBUT KELAPA/SAWIT

SAYUR UMBUT KELAPA/POHON SAWIT MUDA/UMBUT ENAU

Bahan :   –    1 kg    Umbut atau pohon kelapa bagian atas yang masih lemah dan bisa

di masak. …..dicuci , diiris tipis seukuran sendok makan  , tebal ½

cm, trus   remdam supaya tidak berubah warna menjadi merah.

-    ½ kg    tulang iga sapi atau  ayam , dipotong-potong  lalu bersihkan  .

-    1         iris   Labu kuning ,dipotong  setebal 2cm

Bumbu :   -    2        gelas santan kental   dan 6 gelas santan cair .

-          1       ruas  kunyit  ,   laos dan serai  sudah di   pukul supaya pecah.

-           3       lembar daun salam

-           1       sendok teh ketumbar   , sedikit terasi dan garam.

-            6 siung bawang merah dan  2 siung bawang putih

Cara  membuat :

-          Tiriskan  umbut yang telah direndam.

-          Rebus  tulangan/ayam sampai  agak matang, lalu masukkan umbut, dan

Labu kuning.

-          Ulak semua bumbu sampai halus, kecuali  daun salam, laos, dan serai.

-          Masukan  bumbu kedalam  wajan  umbut yang sedang direbus.

-           Biarkan matang dan meresap.

-          Kalau air  berkurang bisa ditambahkan sesuai selera.

-           Sayur berkuah semacam lodeh.

-           Siap  dihidangkan

Sayur umbut  ini lebih enak dimakan dengan  opor ayam, dan  sambal goreng kacang putih( kacang tolo )   dan sambal  terasi atau sambal mangga muda..

Biasanya ini merupakan masakan ciri khas Dayak Ngaju yang ditampilkan saat  Upacara Pengantin.

-

About these ads

14 Responses to “SAYUR UMBUT KELAPA/SAWIT”


  1. 1 Riyana
    February 20, 2010 at 8:25 pm

    Trma kasih, Ibu. Linda…

    Lanjutkan dengan masakan yang lain ya, Bu…

    Ibu membantu saya menyelesaikan tugas kursus saya dengan adanya translate dalam bahasa lain…

    God bless..
    :D

  2. March 25, 2010 at 3:05 am

    terimakasih atas info resepnya

  3. 3 Linda
    March 25, 2010 at 9:49 am

    Tksss Jatmiko dan Riana , atas kunjngan dan comennya , kita maju bersama ya ?…….

  4. 4 Alexander
    August 1, 2010 at 8:09 pm

    Permisi saya mw nanya sebenarnya adakah khasiat dari umbut kelapa tersebut?
    sekian ibu Linda terima kasih atas resepnya

  5. 5 linda
    August 2, 2010 at 10:37 am

    selamat siang Alex.. sebenarnya gak ada khasiat apa2, misalnya untuk obat, diet, ..itu gak ada..hanya untuk bahan makanan , yg biasa menjadi tradisi orang dayak , selalu dimasak hanya pada saat acara2 besar, kawinan, menyuguhkan untuk hidangan tamu terhormat , dll.. zaman dulu orang menebang pohon kelapa atau pohon aren , karena dapatnya satu pohon sangat banyak….

    Nah sekarang kita bisa makan umbut tiap hari,gak usah menungu pesta karena sudah banyak dijual dipasar……
    terimaksih , selamat mencoba….salam dari Ibu Linda , terimaksih sudah berkunjung……

  6. 6 Idris
    December 26, 2010 at 2:24 pm

    Terima kasih deh resepnya. Jadi ingat mama nih. Resep itu kurang lebih sama dengan yg biasa kami buat di tanah bugis. Hanya kami terbiasa dengan bubuk kunyit untuk masakan bersantan. Kadang juga kami kombinasi dengan rebung jadi aromanya khas banget. Lanjutkan dong dengan resep yg kira-kira bahannya jg ada di Sulawesi.
    Terima kasih.

  7. 7 linda
    December 28, 2010 at 2:35 pm

    Tks….sama2 ya,,,apakah di Bugis juga ada makanan umbut kelapa seperti di Kalimantan ?……

  8. 8 Idris
    January 1, 2011 at 7:39 pm

    Ya ada. Sulawesi amat kaya dengan kelapa lokal. Rotan dan pinang dan berbagai palem-paleman biasa kami olah untuk sayur, kadang malah dikari. Walaupun rasanya dahsyat tapi tidak dijadikan hidangan untuk acara hajatan. Walaupun di Bugis banyak kelapa tapi umbut tidak dijual di pasar. Sekedar info, kelapa di Sulawesi (Bugis) masih produktif pada umur 70 tahun. Jadi sayang kalau ditebang hanya untuk jadi sayur.

  9. 9 linda
    January 11, 2011 at 10:14 am

    iya sekarang kelapa jarang ditebang…yg disayur hanya pohon sawit……
    Betul juga ya …..sangat produktif……..saya akan sebarkan itu info dari kamu, umur 70 th…..tksss….agar asawit pun gak ditebang…..memang dulu itu hanya unutk saat pengantinan…nah sekarang unutk makan hari2……

  10. 10 aris
    March 10, 2011 at 10:35 pm

    saya orang jawa yang udah 16 tahun hidup di palangka raya,, bener2 enak sayur umbut rotan,, mantafff. disamping itu saya juga seneng makan sayur pucuk daun waluh, daun singkong tumbuk, enak gila, apalagi pakis,,, uih,,, pokoknya sayur favoritku umbut rotan… cuman semuanya beli,,, ga bisa bikin sendiri,,, seandainya aku bisa memasaknya,,, wah,,, lebih mantaf lagi,,, bagi dong resp=epnya

  11. 11 aris
    March 10, 2011 at 10:36 pm

    umbut sawit okelah,,, pasti itu apalagi pake sambel yang pedes.,,,, uih,,

  12. 12 Linda
    March 16, 2011 at 1:06 pm

    Boleh Aris..nanti ibu buatkan resep umbut rotan….tapi kalau gak s alah ada di dalam resep masakan…ntar ibu cek ya….terimaksih sudah berkunjung ke blog Ibu..apa kabatr nih?….

  13. September 12, 2011 at 6:05 pm

    makanan favoritku banget nih….
    Dulu waktu msh tinggal di daerah papaku sering beli sayur ini….
    Sekarang nyari umbut susahnya minta ampun, waktu resepsi kakakku, pencari umbut minta 100rb buat 1 kelapa, tp demi ‘eksklusifitas kedaerahan’ papaku mau bayar 300 buat 4 pohon kelapa…..
    lucunya ternyata gulai tumbung dicampur aja ama tamu undangan sama makanan modern lainnya….
    Emang dashyat nih makanan….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



http://anakjalanan.blog.niwakarya.com
Saya terlahir sebagai seorang wanita dari suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah. Berikut ini adalah berbagai pemikiran saya, dari sudut pandang saya sebagai seorang wanita Dayak , terhadap berbagai permasalahan di lingkungan yang menarik perhatian saya.

LANGUAGE

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Terhitung

  • 81,395 pembaca

live traffic feed


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: